Nandabila's Blog

Januari 17, 2010

Catatan Kecil Sang Bidadari (Amelia 2)

Filed under: ceritamasita — yaya masita @ 3:19 pm

Segarnya air putih yang diminumkan mimih untukku membuatku lega. Mimih…ibuku yang sangat sabar. Tak pernah aku mendengar keluhan darinya, tak pernah ku dengar kekesalannya dengan penyakit yang kuderita selama hidupku.

Awal Desember di hari Rabu…. Seorang Ibu datang ke rumahku. Mimih mengangkat tubuhku..  “Assalamualaikum Amel..”. Kutatap Ibu ini. Ibu yang akhir-akhir ini sering ke rumahku. Aku ingin tersenyum padanya. Berterimakasih atas perhatian tulusnya padaku dan ibuku. Tapi perih dibibir dan sekitar mulutku tidak membawa senyum yang manis untuk ibu yang penuh perhatian ini.

” Eteh.. gimana kabar Amel?” tanya sang ibu sambil memegang tanganku.

” Belum ada perubahan, Bu. Kemarin korengannya sudah agak kering dari obat dokter kulit. Tapi setiap kali kering, dia menarik kulitnya, sehingga yang kering itu kembali berdarah. Mungkin agak gatal ya, Bu?”

” Iya sih… Amel sayang, Ngak boleh ditarik-tarik lagi ya… ” Kata sang ibu sambik mengusap-usapku.

” Makannya gimana, Teh?”

“Mih… bakwaaan.. ” Aku langsung menyela pembicaraan mereka dengan minta bakwan kesukaanku. Pernyataan itu sebetulnya ingin kukatakan kepada Ibu ini, bahwa aku sudah mulai banyak makan. Benar. Ibu itu kelihatan sangat senang. Meminta mimih untuk segera membelikan bakwan. Ketika bakwan datang, aku langsung makan dengan lahap. Pamer.

….

Satu minggu setelah itu.. Aku kembali batuk. Parah sampai aku muntah-muntah. Ya Allah..sakiiit sekali.

….

Sabtu malam minggu.. 26 Desember 2009

Nafasku sesak. Tapi entah mengapa aku tak lagi merasa sakit. Ada cahaya berpendar disekelilingku. Indah sekali. Mengajakku bermain. Dan aku melompat. Aku sehat, bisa berjalan, bahkan menari-nari mengikuti cahaya indah itu. Ada banyak teman yang cantiknya seperti aku. Cahaya itu membuat aku sangaaaaat nyaman. Aku tak bisa jauh dari cahaya itu. Mengapa begitu indah??

Tiba-tiba aku teringat papa, mimih, teteh dan aak ku. Tapi…cahaya itu memanggil-manggilku dengan lembut. Mengajakku terbang, menari, bernyanyi, dan bermain. Aku diajaknya kerumahku yang indah. Istana megah. Aku tak mampu menolaknya. Aku mengangkat tangan. Kulambaikan kepada Mimih yang kucintai. “da..da..Mih.., da..da.. Pa.., da..da.. Teh. Aku mau pulang. “Kulihat Mimih menangis. Tapi tangisan itu terdengar merdu ditelingaku. Seakan mengizinkanku untuk pulang ke rumahku yang indah itu.

Aku terbang.. Kembali menari dan tertawa bahagia. Aku bagaikan seorang bidadari. Aku berjanji akan memeluk mimih nanti. Dirumahku yang indah. Dengan cahaya yang gemerlap dan menawan.

(Selamat Jalan Amelia… Kebahagiaan yang Hakiki Menunggu Amel di Sana. Kami Selalu Merindukanmu. Semoga Keluarga diberikan Ketabahan. Amin…)

7 Komentar »

  1. terharu…..

    Komentar oleh Desri Susilawani — Januari 30, 2010 @ 11:59 am

  2. selamat jalan Amel…doa kami dari soreang menyertaimu. smoga ibunda mu tercinta diberi ketabahan

    Komentar oleh Desri Susilawani — Januari 30, 2010 @ 11:59 am

  3. turut mengaminkan doa

    Komentar oleh sunarnosahlan — Februari 8, 2010 @ 3:28 pm

  4. amien semoga dia mendapat tempat terindah

    Komentar oleh and1k — Maret 10, 2010 @ 12:38 pm

  5. semoga Allah SWT senantiasa memberikan kebaikan dunia dan akhirat kelak ..
    aamiin yaa Allah yaa Rabbal Alamin

    Komentar oleh Rumah — September 27, 2011 @ 6:15 am

  6. duh kasian….
    semoga keluarganya bisa tabah yah…

    Komentar oleh Kontraktor — Oktober 18, 2011 @ 6:18 am

  7. sangat menyentuh…

    Komentar oleh Dokter Anak — Oktober 25, 2011 @ 1:41 am


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Tema: Silver is the New Black. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.