Parah

tak pernah terbayangkan sebelumnya

bekas luka kembali menyayat

sakit terkena irisan lidah

menganga

luka ini terlalu parah dari sebelumnya

tak bisa ku obati dengan pekatnya kertawali

tak bisa ku oles dengan manisnya madu

semakin parah

aku harus turun dari singgasanaku

rehat sampai luka itu tak lagi terasa

hingga nanti ia hanya ku pandang dengan lara….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s